Balitbang LHK Aek Nauli

Tag Archive: kemenyan

Promosi Parfum Kemenyan kepada Gubernur Sumatera Utara

Inovasi untuk meningkatkan nilai tambah produk terutama Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) menjadi hal yang sangat diperlukan dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat. Berbagai jenis HHBK yang melimpah di Sumatera Utara sebagian besar dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan, sebut saja jernang, kapur barus, getah pinus, kemenyan, dll.

(more…)

Sekilas Tentang Kemenyan

Kemenyan merupakan produk hasil hutan non kayu yang identik dengan Provinsi Sumatera Utara, karena memang produksi terbesar kemenyan di Indonesia dihasilkan dari provinsi ini. Kemenyan adalah sejenis getah yang dihasilkan dari tumbuhan Styrax spp. Di Sumatera Utara, Styrax spp. termasuk tanaman andalan yang cukup potensial untuk dikembangkan. Kemenyan memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena berbagai manfaatnya, antara lain sebagai bahan baku kosmetika dan bahan pengikat parfum agar keharumannya tidak cepat hilang, bahan baku rokok, bahan pengawet, dan bahan baku farmasi/obat-obatan serta sebagai bahan campuran dalam pembuatan keramik agar lebih kuat dan tidak mudah pecah. Bahkan di negara-negara Eropa, kemenyan digunakan sebagai bahan campuran pada pemanas ruangan. Negara-negara tujuan ekspor kemenyan saat ini antara lain India, Singapura, Hongkong, dan Malaysia. Manfaat tanaman kemenyan selain sebagai penghasil getah bernilai tinggi, juga dapat dikembangkan sebagai tanaman reboisasi, penghara pabrik pulp, rehabilitasi lahan, sekat bakar, dan pohon ornamen.

(more…)

Kunjungan Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan ke BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli pada hari Minggu (10/9/2017) mendapatkan kunjungan dari  Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan angkatan 1979. Kunjungan sekalian reuni ini tidak saja diikuti oleh mereka yang saat ini masih tetap tinggal di Medan, namun juga diikuti oleh para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Ir. Dwi Sudharto, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan di Bogor. “Dengan usia sekarang, tidak heran kalau alumni sudah berkiprah di berbagai bidang profesi dan luar daerah” ujarnya.

(more…)

Model dan Potensi Integrated Agroforestry-Apiculture System untuk Danau Toba

Permasalahan degradasi Daerah Tangkapan Air Danau Toba bersifat multidimensi sehingga upaya pemulihannya memerlukan pendekatan holistik, integratif serta penegasan tentang pentingnya perencanaan strategis yang melibatkan peran aktif masyarakat. Peningkatan produktivitas lahan yang dapat mengembangkan sumber pendapatan alternatif masyarakat perlu diidentifikasi. Budidaya pertanian intensif maupun peningkatan efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan akan memberikan manfaat bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam hal ini model sistem agroforestry yang terintegrasi dengan budidaya lebah (Integrated Agroforestry Apiculture System –IAAS) dapat diajukan sebagai skema yang perlu dikembangkan.

(more…)