Balitbang LHK Aek Nauli

Peran Penting Video dalam Diseminasi Hasil Penelitian

Video bersifat dinamis dan komunikatif sehingga pengguna lebih tertarik untuk menontonnya dibandingkan membaca artikel jurnal atau buku yang memakan waktu lebih banyak. Dengan menampilkan hasil penelitian dalam sebuah video, akan lebih mudah bagi masyarakat untuk memahami dan mengadopsi hasil-hasil penelitian tersebut karena hasil penelitian menjadi terlihat lebih jelas dan informatif. Oleh karena itu, pembuatan video durasi pendek namun informatif menjadi cukup menantang dan menjadi sangat penting.

Guna meningkatkan kemampuan personil Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) dalam menghasilkan video durasi singkat yang berkualitas, BLI bekerjasama dengan the Center For International Forestry Research (CIFOR) melaksanakan pelatihan pembuatan video durasi pendek di Kampus CIFOR, Situgede Bogor selama 2 (dua) hari, pada 8-9 Agustus 2017. Pelatihan ini diikuti oleh 28 orang peserta, terdiri dari peneliti dan staf yang bertanggungjawab dalam menangani diseminasi atau bagian data dan informasi lingkup BLI di seluruh Indonesia, salah satunya adalah dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli.

“Dengan dilaksanakannya pelatihan pembuatan video pendek ini memungkinkan kami untuk memutar hasil-hasil video penelitian yang menarik nantinya di berbagai acara sehingga publik mengetahui penelitian-penelitian apa saja yang telah kita laksanakan” ungkap Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Dr. Kirsfianti L. Ginoga, M.Sc,  pada sambutannya saat membuka acara ini. “Hal ini juga dapat dijadikan kebiasaan baik bagi kita untuk memutar video di berbagai acara yang diselenggarakan oleh BLI, Eselon I di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun institusi lainnya” sambung Kirsfianti. “Selain itu, video juga dapat dibagikan di media sosial yang akhir-akhir ini telah berkembang pesat dan digunakan oleh hampir setiap orang” ujar Kirsfianti menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Editor, Forester News dan Broadcast Advisor, CIFOR, Leona Liu menyampaikan pentingnya manfaat pelatihan pembuatan video durasi pendek ini. Mengapa memilih video? “karena video lebih menampilkan emosi” ujar Leona pada pemaparannya. Dalam paparan dan diskusi tentang teori pembuatan video, lebih lanjut Leona juga mengatakan pentingnya mempersiapkan script dan story board sebelum membuat sebuah video, berkomunikasi dengan tim tentang video apa yang akan dibuat, apa tujuannya dan siapa target yang diharapkan menyaksikan video tersebut. Untuk membuat video kita lebih menarik dan tidak membosankan, durasi sangat berperan penting, ujar Leona, “durasi 5 sampai 6 menit tidak apa-apa dalam video pendek, tapi semakin pendek semakin bagus, panjang durasi video pendek itu idealnya 1 sampai 3 menit, sehingga tidak membosankan menontonnya” ujar Leona menambahkan.

Dalam Pelatihan ini  juga dijelaskan teknik-teknik pengambilan gambar, teknik penyuntingan audio dan berbagai teknik lainnya sehingga video yang dihasilkan nantinya dapat menjadi sebuah video yang menarik dan informatif. Materi ini disampaikan oleh Edli, Staf Bagian Komunikasi CIFOR yang dilanjutkan dengan diskusi dan praktek pengambilan video di lapangan serta dilanjutkan dengan praktek editing video.

Setelah beberapa orang personil BLI mengikuti pelatihan ini diharapkan akan ada banyak video atau film-film pendek  yang dihasilkan dan menjadi koleksi video hasil penelitian yang  berharga untuk dapat disebarluaskan kepada masyarakat sehingga hasil-hasil penelitian dapat terdiseminasikan kepada masyarakat luas nantinya.

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *