Balitbang LHK Aek Nauli

Pengembangan Koloni Lebah Apis cerana di KHDTK Aek Nauli

Oleh : Edi Kuwato (Teknisi Litkayasa BP2LHK Aek Nauli)

Lebah madu (Apis cerana)

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Agustus 2019)_Lebah merupakan sekelompok besar serangga yang termasuk famili Apidae dan ordo Hymenoptera. Pada umumnya lebah hidup berkelompok (berkoloni). Di dunia terdapat kira-kira 20.000 spesies lebah dan dapat ditemukan disetiap benua kecuali di Antartika (Sumber: Wikipedia Indonesia).

Dalam sebuah koloni lebah biasanya terdiri dari 3 kelompok utama, yaitu:

  1. Ratu lebah, merupakan induk dari semua lebah. Dimana dalam satu koloni hanya terdapat 1 ratu lebah yang berjenis kelamin betina. Tugas dari ratu lebah adalah bertelur sepanjang hidupnya. Dimana dalam sehari ia bisa menghasilkan telur hingga 2000 butir.
  2. Lebah betina/lebah pekerja, merupakan komunitas terbesar dalam suatu koloni lebah. Jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu ekor. Tugas dari lebah betina ini adalah mengumpulkan nektar maupun serbuk sari bunga yang nantinya akan diubah menjadi madu.
  3. Lebah jantan, dalam sebuah koloni hanya terdapat ratusan ekor saja. Tugas lebah jantan adalah mengawini ratu lebah untuk membentuk koloni baru.

Glodok berisi koloni lebah

Koloni lebah madu bisa diperbanyak dengan adanya dua persyaratan yang harus dipenuhi. Jika ingin memperbanyak koloni lebah madu, syarat yang pertama adalah ketersediaan pakan yang cukup banyak, karena dengan pakan yang cukup maka ratu lebah akan menghasilkan telur lebih banyak dan lebah pekerja akan semakin giat membuat sarang. Syarat kedua, untuk mempercepat perbanyakan koloni dilakukan pemisahan koloni lebah madu dari koloni yang sudah padat ke kotak koloni yang baru  dengan cara sebagai berikut:

  1. Menyiapkan kotak koloni yang sudah penuh oleh lebah madu
  2. Menyiapkan kotak yang masih kosong
  3. Memindahkan 4 – 5 sisir sarang dari kotak yang penuh ke kotak yang kosong
  4. Memindahkan ratu lebah ke kotak yang baru diiisi koloni
  5. Memindahkan letak kotak yang baru sejauh ± 700 meter dari kotak koloni lama
  6. Point 1 s/d 5 dilakukan sore hari
  7. Setelah ± 1 minggu dilakukan pemeriksaan pada kotak koloni lama, untuk mengecek sel ratu yang tumbuh (jika ada lebih dari satu sel ratu, pilih ratu yang paling besar dan yang lainnya buang)
  8. Sel ratu lebah akan tumbuh menjadi ratu lebah dalam waktu 2 – 3 minggu

Keberadaan lebah madu di KHDTK Aek Nauli bukanlah sesuatu hal yang baru, karena sudah semenjak tahun 1985-an sudah mulai dicoba diternakan (belum pada tahap dibudidayakan) oleh beberapa orang yang tinggal di kawasan KHDTK Aek Nauli. Dengan semakin berkembangnya waktu, terutama setelah KHDTK Aek Nauli dijadikan sebagai tempat kegiatan wisata ilmiah pada sejak akhir tahun 2017 hingga akhirnya dibuat dan dijalankannya program Aek Nauli Beecosystem pada Oktober 2018 lalu, lebah madu dijadikan salah satu ikon dan paket unggulan pada kegiatan wisata ilmiah di KHDTK Aek Nauli dan kini sudah lebih giat dibudidayakan dan dikembangkan.

Stup (kotak pemeliharan) lebah di KHDTK Aek Nauli

Pengembangan koloni lebah madu sangat perlu didukung oleh ketersediaan pakan yang cukup dan berkesinambungan. KHDTK Aek Nauli memiliki berbagai jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai sumber pakan, berupa berbagai jenis tanaman kehutanan dan pada saat ini untuk mendukung pengembangan koloni lebah tersebut telah dibangun taman pakan lebah yang ditanami berbagai jenis tanaman bunga penghasil nektar (pakan lebah).

Saat ini telah dibudidayakan dan dikembangkan koloni lebah dari jenis Apis cerana. Dari 30 glodok baru yang dipasang tersebar di sekitar lokasi arboretum KHDTK Aek Nauli sampai pada Bulan Juli 2019 sebanyak 15 glodok sudah mulai berisi koloni lebah madu. Glodok merupakan langkah awal untuk memancing koloni lebah madu, dari glodok yang sudah terisi penuh oleh koloni dilakukan pemindahan koloni dari glodok ke stup. Pemanenan madu dilakukan setelah koloni pada stup menghasilkan sarang yang padat dengan madu yang banyak. Kedepannya sangat optimis bahwa prospek pengembangan koloni lebah madu Apis cerana di KHDTK Aek Nauli akan semakin baik.

Selama beberapa bulan berjalan BP2LHK Aek Nauli telah puluhan kali melakukan kegiatan wisata ilmiah panen madu dengan koloni dari glodok yang sudah tersedia sebelumnya. Untuk selanjutnya dengan semakin berkembangnya koloni lebah madu Apis cerana di KHDTK Aek Nauli diharapkan akan semakin berkembang juga kegiatan wisata ilmiah di KHDTK Aek Nauli.

Bagikan ini di:

4321total visits,165visits today

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *