Balitbang LHK Aek Nauli

Pengembangan Ekowisata Taman Kera KHDTK Aek Nauli

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli yang berlokasi di sekitar Danau Toba dinilai sangat potensial mendukung pengembangan ekowisata Danau Toba. KHDTK seluas 1.900 ha tersebut dikelola oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli. Selaras dengan penetapan kawasan Danau Toba sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sebagai salah satu UPT Kementerian LHK, BP2LHK Aek Nauli berperan aktif dalam mempercepat proses pengembangan kawasan Danau Toba menjadi destinasi wisata nasional. Pengembangan kawasan Danau Toba dilakukan sebagai upaya Pemerintah untuk meningkatkan devisa negara melalui meningkatnya jumlah wisatawan baik lokal maupun internasional.

Salah satu potensi KHDTK Aek Nauli yaitu Taman Wisata Kera. Yang menjadi daya tarik Taman Wisata Kera tersebut yaitu terdapat berbagai jenis primata seperti Siamang Sumatera (Symphalagus syndactylus syndactylus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan beruk (Macaca nemesterina). Primata tersebut dapat dipanggil sehingga berdatangan ke lokasi Taman Kera. Petugas Taman Wisata Kera, Abdul Rahman Manik memanggil primata tersebut menggunakan alat terompet yang terbuat dari tanduk kerbau. Setelah primata tersebut berkumpul, pengunjung dapat memberi makan primata seperti pisang dan kacang yang telah disediakan oleh petugas.

Terkait dengan fasilitas yang terdapat di lokasi Taman Wisata Kera belum memadai. Rencananya tahun 2019, BP2LHK Aek Nauli akan melakukan pembenahan terhadap lokasi Taman Wisata Kera. Sehubungan dengan itu, Kepala BP2LHK Aek Nauli, Pratiara, S.Hut. M.Si didampingi Pengelola KHDTK, Sutrisno, S.Hut melakukan kunjungan ke Taman Wisata Kera (4/3/2019). Hal ini bertujuan untuk melihat kondisi dilapangan sehingga diketahui hal yang perlu dibenahi serta potensi-potensi yang perlu dioptimalkan.

“Banyak fasilitas yang akan dibenahi, hal ini kita lakukan untuk mendukung Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional,” ujar Pratiara. Dengan hadirnya sarana wisata yang memadai, Taman Wisata Taman Kera nantinya diharapkan akan meningkatkan jumlah pengunjung serta menambah opsi objek wisata andalan di sekitar Danau Toba sehingga dapat meningkatkan PNBP.***NNN

Bagikan ini di:

3114total visits,3visits today

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *