Balitbang LHK Aek Nauli

Panen Madu Aek Nauli oleh Ibu-Ibu DWP Ditjen PHPL

darma wanita setjen PHPLBP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, 12/02/2018)_Panen Madu adalah salah satu program edutainment / wisata ilmiah andalan Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, yang sudah berjalan dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Kali ini, Sabtu, 10 Pebruari 2018 sekitar 12 orang Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Ditjen PHPL) Kementerian LHK berkesempatan melihat dan merasakan langsung wisata ilmiah tersebut. Rombongan ibu-ibu DWP yang dipimpin langsung oleh Winda Putera Parthama (Istri Dirjen PHPL) disambut oleh Kepala Balai, Pratiara, S.Hut, M.Si dan Wakil Ketua DWP BP2LHK Aek Nauli, Wildawani Oka Suparta.

Kunjungan yang dimulai pukul 13.30 ini diawali dengan potong tumpeng dan makan bersama yang diikuti juga oleh ibu-ibu anggota DWP BP2LHK Aek Nauli yang lain. Winda yang kebetulan hari itu berulang tahun, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan persiapan yang telah dilakukan.”Saya sangat terharu dengan penyambutan ini, ternyata ibu-ibu di sini masih mengingat saya dan ternyata juga masih ingat ulang tahun saya, terima kasih banyak semuanya” ungkap Winda.

Winda Putera ParthamaDalam kesempatan ini Pratiara juga menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu DWP Ditjen PHPL yang sudah mau meluangkan waktu untuk berkunjung, terutama kepada Winda yang dulu pada sekitar tahun 2000 an juga pernah menjadi warga Aek Nauli saat suami beliau menjabat Kepala Seksi di BP2LHK Aek Nauli. “Semoga ibu senang dapat melihat dan merasakan kembali suasana Aek Nauli, ini napak tilas, mungkin banyak kenangan yang ibu rasakan di sini dulu”. ucap Pratiara.

Selanjutnya selesai makan dan foto bersama, rombongan langsung menuju lokasi panen madu. Pratiara menjelaskan bahwa panen madu ini dikemas dalam bentuk wisata ilmiah, jadi wisatawan/tamu yang berkunjung ke sini selain dapat merasakan panen madu secara langsung juga diberikan pengetahuan dan penjelasan tentang proses beternak lebahnya.”Semoga nanti ketika ibu-ibu pulang bisa disampaikan ke yang lain kalau di BP2LHK Aek Nauli ada wisata yang jarang ada ditempat lain, yaitu uji nyali panen madu” tutup Pratiara.

panen madu dwp phplRombongan ibu-ibu DWP Ditjen PHPL sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan berpakaian pengaman yang sudah disediakan mereka berani bergantian memanen dan memegang frame yang ada madu dan lebahnya.”Panennya ini asyik sekali dan gak takut, madu nya enak tapi agak terasa pahit,” ungkap Winda. Eko, salah satu anggota tim wisata ilmiah yang bertugas mendampingi pemanenan menjelaskan bahwa rasa madu sangat tergantung pada pakan, jadi kalau terasa pahit berarti madu yang diambil oleh lebah bersumber dari nektar tanaman yang memang pahit. Kepada ibu-ibu dijelaskan juga tentang mana sel anakan, sel madu yang yang sudah tua dan juga sel madu yang masih muda. “jadi ibu-ibu kalau madu nya diambil dari sel yang masih muda, biasanya akan timbul gas, karena kandungan air dalam madu nya masih banyak”tutup eko.***MB

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *