Balitbang LHK Aek Nauli

Bambu di Arboretum BP2LHK Aek Nauli (Bagian 1)

Oleh: Edy Julianto, S.Hut. (Teknisi Litkayasa Penyelia)

Bambu hitam

Bambu merupakan tumbuhan jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Tumbuhan jenis ini memiliki nama lain yaitu buluh, aur, dan eru. Bambu salah satu jenis tanaman yang pertumbuhannya paling cepat karena memiliki sistem rhizoma-dependen unik. Dalam sehari bambu dapat tumbuh sepanjang 60 cm (24 inchi) bahkan lebih, tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat tumbuh (Farrelly, 1984). (more…)

Anggrek di Sumatera Utara

Oleh: Andilo E. Siahaan, S.Hut. (Teknisi Litkayasa Penyelia)

Anggrek bulan sumatera

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias berbunga yang tidak kalah indahnya dengan tanaman hias berbunga lainnya. Anggrek memiliki bentuk dan corak bunga yang beraneka ragam dan indah dipandang mata. Keindahan bentuk dan bunganya telah membuat tanaman ini banyak dikoleksi oleh semua orang baik hanya untuk hobi saja bahkan sampai diperjualbelikan.

Tanaman anggrek memiliki bermacam fungsi, diantaranya yang paling utama yakni sebagai tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya karena setiap jenis bunga anggrek memiliki bentuk, corak, warna, dan wangi yang khas sehingga semua orang tidak jenuh untuk menikmatinya. Selain itu, tanaman yang memiliki rimpang ini juga diambil bunganya untuk dicampur dalam pembuatan aneka produk kecantikan dan kesehatan bagi masyarakat luas. (more…)

Macadamia hildebrandii

Oleh: Pratiwi, S.Hut.

Macadamia adalah genus dari delapan spesies tumbuhan dari familia Proteaceae. Genus Makadamia memiliki 11 spesies, 3 spesies berasal dari Australia yaitu Macadamia integrifolia, M. tetraphylla dan M. ternifolia dan enam spesies berasal dari Kaledonia Baru yaitu M. neurophylla, M. francii, M. leptophylla, M. rouselli, M. viellardii, M. Angustitolia, serta dua spesies asal Indonesia yaitu M. hildebrandii dan M. erecta.

Macadamia hildebrandii merupakan jenis yang mempunyai sifat tahan api, dapat cepat tumbuh di daerah yang miskin hara serta mempunyai daya bertunas yang tinggi. Pohon jenis ini merupakan endemik Sulawesi yang tingginya bisa mencapai 33 m. (more…)

PPL Pertanian Kab. Taput Konsultasi Rencana Pelatihan Kemenyan ke BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Kamis, 16 Agustus 2018 mendapatkan kunjungan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kab. Tapanuli Utara (Taput). Kunjungan tersebut dalam rangka berkonsultasi dan koordinasi tentang rencana Pelatihan Pembibitan dan Budidaya Kemenyan yang akan dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Pangaribuan, pada taggal 6 s/d 8 September 2018.

Harianja, PPL Pertanian yang berkunjung menyampaikan bahwa pelatihan tersebut adalah dalam rangka mewujudkan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara “Menjadikan Desa Sebagai Pusat Percepatan Pembangunan”. Harianja berharap BP2LHK Aek Nauli bisa menyediakan waktu dan tenaga ahli yang bisa menjadi instruktur dalam pelatihan tersebut.

(more…)

KPH XII Tarutung Jajaki Olahan Teh Pirdot ke BP2LHK Aek Nauli

Permasalahan pembangunan kehutanan, khususnya di Tapanuli Utara saat ini diantaranya adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemanfaatan potensi sumber daya hutan dan kurangnya kepedulian masyarakat menjaga kelestarian hutan. Salah satu permasalahan tersebut adalah pemanfaatan tumbuhan Pirdot yang belum optimal yang banyak terdapat di kawasan hutan Tapanuli Utara. Pirdot (Saurauia bracteosa) merupakan salah satu pohon yang dimanfaatkan sebagai obat terutama oleh suku Batak. Pirdot berpotensi mencegah gula darah, kolestrol, mencegah darah tinggi, dan ekstrak daun pirdot memiliki sifat antikanker.

(more…)