Balitbang LHK Aek Nauli

P3HH Diseminasikan Hasil Litbang di BP2LHK Aek Nauli

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juli 2019)_Dalam rangka mendiseminasikan hasil litbang kepada masyarakat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) melaksanakan kegiatan “Alih Teknologi IPTEK Arang Terpadu” di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Jumat (26/7/2019). Arang terpadu merupakan teknologi yang dalam proses dan aplikasinya dilakukan secara terpadu dan merupakan teknologi terapan yang ramah lingkungan karena memanfaatkan berbagai jenis limbah biomassa serta menerapkan teknologi yang rendah emisi. Teknologi ini akan menghasilkan arang, asap cair, serta arang kompos bioaktif (arkoba).

Kegiatan alih teknologi iptek arang terpadu ini dibuka oleh Kepala P3HH, Dr. Ir. Dwi Sudarto, M.Si. Dalam sambutannya, Dwi menyampaikan bahwa kegiatan alih teknologi kepada masyarakat sekitar Desa Sibaganding, Kec. Girsang Sipanganbolon, Kab. Simalungun bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi mendukung kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional. Lebih lanjut Dwi memaparkan bahwa teknologi arang terpadu ini dapat menggantikan peran pupuk dan pestisida kimia sehingga mencegah kerusakan lingkungan.

“P3HH telah melakukan kegiatan alih teknologi arang terpadu pada beberapa daerah, sepertI di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Karo. Kegiatan tersebut bertujuan selain untuk mengatasi tanaman yang terserang hama, juga menyuburkan lahan yang terkena dampak meletusnya Gunung Sinabung,” kata Dwi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP2LHK Aek Nauli, Pratiara, S.Hut, M.Si menyambut hangat peserta alih teknologi arang terpadu tersebut. Dalam sambutannya, Pratiara memaparkan bahwa saat ini masyarakat sudah memiliki perhatian yang lebih terhadap kawasan Aek Nauli. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengunjung mulai tahun 2018 hingga saat ini mencapai 90.000 orang, dan dari jumlah tersebut sekitar 5.000 orang melaksanakan camping di Aek Nauli.

“BP2LHK Aek Nauli berusaha untuk meningkatkan nilai guna hasil riset agar bermanfaat bagi orang banyak. Harapannya bapak/ibu dapat memanfaatkan dan menerapkan teknologi arang terpadu ini. Dengan dimanfaatkannya fasilitas yang ada di BP2LHK Aek Nauli, mudah mudahan Sumatera Utara kedepannya menjadi lebih baik,” tutur Pratiara.

Mewakili Bupati Simalungun, Ir. Ruslan Sitepu (Kepala Dinas Pertanian) yang hadir juga ikut menyampaikan sambutannya. Sitepu berpesan kepada kelompok tani yang ada di Kec. Girsang Sipanganbolon agar benar-benar memanfaatkan alat pengolah arang terpadu untuk mengolah limbah yang ada menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk lahan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Lebih lanjut, Sitepu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan kegiatan sehingga dapat terlaksana dengan baik.

Pada kegiatan ini dilakukan juga penyerahan simbolis alat tungku arang terpadu kepada pengurus DKM Masjid Al-Munawaroh Aek Nauli oleh Kepala P3HH. Dwi menyampaikan bahwa walaupun alat ini akan ditempatkan di BP2LHK Aek Nauli, namun masyarakat desa dapat menggunakan alat tersebut bahkan jika ingin mengembangkan sendiri dipersilahkan untuk menemui petugas BP2LHK Aek Nauli.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknologi arang terpadu yang disampaikan oleh peneliti P3HH, Dra. Gusmailina, M.Si dan Dra. Sri Komarayati. Setelah pemaparan selesai, masyarakat langsung praktek menggunakan alat tungku arang terpadu tersebut.

Menutup kegiatan, mewakili Kepala P3HH, Ayit Taufik Hidayat, S.Hut, M.Sc (Kasubid Tindak Lanjut Hasil Penelitian) menyampaikan kegiatan alih teknologi arang terpadu telah berhasil diselesaikan dengan lancar. “Mohon maaf apabila dalam memberikan materi dan pelayanan belum maksimal,” ujar Ayit. Ayit berharap semoga sumbangsih P3HH dapat memberikan manfaat dan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan seluas-luasnya.

Sebagai informasi, undangan yang hadir pada kegiatan alih teknologi ini, yaitu antara lain KPH Wilayah II Simalungun, Camat Girsang Sipangan Bolon, Komandan Rayon Militer Girsang Sipangan Bolon, Kepala Kepolisian Sektor Girsang Sipangan Bolon, Kelompok Tani Desa Sibaganding, Kec. Girsang sipangan bolon, serta Pengurus DKM Masjid Al-Munawaroh Aek Nauli. Selain itu, turut hadir Dr. Warsito P. Taruno, M.Eng dan Dr. Edi Sukur, M.Eng dari CTECH Laboratories – Edwar Technology, serta Prof. Dr. Subyakto dari Pusat Penelitian Biomaterial LIPI.***NNN

Foto kegiatan praktek menggunakan alat arang terpadu:

pembuatan asap cair dan arang

pembuatan arang kompos bioaktif (arkoba)

Bagikan ini di:

3205total visits,7visits today

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *