Balitbang LHK Aek Nauli

Mengenal Rumput Gajah sebagai Pakan Gajah

rumput gajahRumput Gajah (Pennisetum purpureum) merupakan salah satu jenis hijauan pakan gajah yang berkualitas dan disukai oleh gajah. Tanaman ini juga dapat hidup pada tanah kritis dimana tanaman lain relatif tidak dapat tumbuh dengan baik. Rumput gajah dapat hidup diberbagai tempat (0-3000 m dpl), tahan naungan, dan respon terhadap pemupukan.

Rumput gajah disebut juga Elephant grass, Uganda grass, Napier grass, berasal dari Afrika. Tanaman ini diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1962, dan tumbuh alami di seluruh dataran Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, rumput gajah merupakan tanaman hijauan utama pakan ternak yang memegang peranan yang amat penting, karena hijauan mengandung hampir semua zat yang diperlukan hewan. Rumput gajah memiliki umur panjang, tumbuh tegak membentuk rumpun dan memiliki rhizoma-rhizoma pendek. Dapat tumbuh pada dataran rendah sampai kepegunungan dan responsif terhadap pemupukan nitrogen.

Rumput gajah termasuk tanaman tahunan, tumbuh tegak menyerupai tebu, mudah berkembang biak, berdaun lebar, tipis dan mempunyai tulang daun. Rumput gajah mempunyai batang bulat berkayu dan berbuku-buku dimana dari buku tersebut nantinya akan keluar tunas baru yang kemudian akan menjadi batang baru. Batang rumput gajah ditutupi perisai daun yang agak berbulu. Diameter batang dapat mencapai lebih dari 3 cm dan terdiri sampai 20 ruas/buku. Tinggi batang mencapai 2-3 m, lebar daun 1,25-2,50 cm serta panjang daun 60-90 cm.

Daya adaptasi rumput gajah sangat luas mulai dari jenis tanah tekstur ringan, sedang sampai berat, dan tanah yang kurang subur. Walaupun rumput gajah dikelola dengan kurang baik masih tetap menghasilkan hijauan yang tinggi. Kondisi tanah yang diperlukan untuk menghasilkan produksi yang optimal adalah tanah yang lembab, kelembapan yang dikehendaki oleh rumput gajah adalah 60-70%.

edutainment rumput gajah aek nauliBalai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli memiliki berbagai konsep edutainment, salah satu temanya adalah pakan gajah. Pakan gajah yang dibudidayakan oleh litbang Aek Nauli adalah rumput gajah. Area penanaman rumput gajah memiliki luasan sekitar 2 ha yang sudah dibangun sejak tahun 2016. Tujuan penanaman rumput gajah ini agar ketersediaan pakan gajah tercukupi.

Edutainment yang dimaksud adalah pengelolaan KHDTK Aek Nauli sebagai suatu kawasan hutan yang di dalamnya terdapat kegiatan bermain, belajar, dan berwisata serta kegiatan pembelajaran lainnya yang menyenangkan. Pengelolaan ini memadukan potensi wisata ekologi dengan hasil-hasil riset balai yang telah dihasilkan dengan unsur pendidikan dan pembelajaran. Pengunjung dapat menyaksikan dan ikut serta dalam proses budidaya, memanen dan melestarikan berbagai sumberdaya hutan yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan. **NNN

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *