Balitbang LHK Aek Nauli

Mengenal Pulau Pejantan

Pada akhir bulan januari 2017 tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan ekspedisi ke Pulau Pejantan. Kegiatan penelitian dilakukan untuk mengeksplorasi keanekaragaman hayati yang terdapat di pulau tersebut. Wanda Kuswanda, S.Hut., M.Sc, peneliti utama Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, adalah salah satu peneliti yang turut serta dalam ekspedisi tersebut.

Pulau Pejantan merupakan salah satu pulau terluar di Kepulauan Riau. Pulau ini ditempuh dengan waktu kurang lebih 8 jam perjalanan laut menggunakan kapal dari Pulau Tambelan. Secara administrasi, Pulau Pejantan masuk Desa Mentebung, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Di pulau unik ini masih banyak terdapat hewan dan tumbuhan yang belum teridentifikasi.

Tim Data Informasi dan Kerjasama (DIK) BP2LHK Aek Nauli tertarik untuk mengulik pengalaman berharga yang diperoleh Wanda selama kurang lebih 5 hari berada di pulau tersebut. Informasi yang diperoleh dari Mansyur (RT Pulau Pejantan), pulau tersebut dihuni oleh 40 orang dan memiliki rumah/ bangunan sebanyak 15 buah. Di Pejantan belum dijangkau jaringan komunikasi. Demikian dengan transportasi. Tidak ada kapal regular yang melayani rute tambelan-pejantan atau sebaliknya. “Jika hendak menuju ke sana, harus menyewa kapal dengan biaya yang cukup besar,” cerita Wanda sambil memperlihatkan foto-foto yang diperolehnya selama di pulau tersebut.

Informasi yang diperoleh Wanda dari masyarakat, Pulau Pejantan memiliki kondisi alam yang ekstrim sehingga hanya orang-orang yang dianggap kuat (red: jantan) dan bernyali tinggi yang sanggup sampai ke pulau itu. Secara umum topografi Pulau Pejantan berbukit dengan kelerengan curam sampai terjal di atas 45%. Topografi datar hanya ditemukan di atas bukit dan berbatu.

Tim yang berangkat ke Pulau Pejantan yaitu Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.Si (Peneliti P3H), Wanda Kuswanda, S.Hut, M.Sc (Peneliti BP2LHK Aek Nauli), Ir. Adi Susilo, M.Sc (Peneliti P3H), Tri Atmoko, S.Hut, M.Si (Peneliti Balitek KSDA), Sugito, S.Hut, M.Sc (PEH BBKSDA Riau), dan Deddy Saputra Hasnur (Polhut BBKSDA Riau).

***

Narasumber: Wanda Kuswanda

Kontributor Foto: Hery Susanto dan Wanda Kuswanda

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *