Balitbang LHK Aek Nauli

Kunjungan Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan ke BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli pada hari Minggu (10/9/2017) mendapatkan kunjungan dari  Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan angkatan 1979. Kunjungan sekalian reuni ini tidak saja diikuti oleh mereka yang saat ini masih tetap tinggal di Medan, namun juga diikuti oleh para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Ir. Dwi Sudharto, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan di Bogor. “Dengan usia sekarang, tidak heran kalau alumni sudah berkiprah di berbagai bidang profesi dan luar daerah” ujarnya.

Kedatangan alumni SMA Negeri 7 Medan disambut oleh pejabat struktural dan peneliti BP2LHK Aek Nauli di Gedung Sekretariat Revitalisasi Danau Toba. Mewakili Kepala Balai, Ismed Syahbani, S.Hut menyambut hangat kedatangan mereka sembari memberikan informasi tentang Sekretariat Bersama Danau Toba dan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BP2LHK Aek Nauli untuk Danau Toba.

Kegiatan pertama yang dilakukan para alumni adalah melakukan tracking ke lokasi konservasi dan ekowisata gajah. Kegiatan ini dipandu oleh salah satu peneliti konservasi, Wanda Kuswanda, S.Hut, M.Sc. Para peserta merasa senang dapat sampai ke lokasi walaupun sedikit merasa kelelahan. Wanda menjelaskan tentang lokasi konservasi dan ekowisata gajah dan beberapa fasilitas yang sudah dibangun, seperti tempat minum dan mandi gajah, kandang tambat atau pengikat di malam hari, panggung atraksi, camp mahout (pawang gajah), sistem drainase, dan jembatan untuk  melihat aktivitas gajah,”

Selanjutnya alumni melaksanakan kegiatan penanaman pohon macadamia (Macadamia integrifolia) di Arboretum BP2LHK Aek Nauli. Penanaman ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan. Pada kesempatan ini, Dwi, sebagai Kapus Pembina BP2LHK Aek Nauli menjelaskan bahwa penanaman macadamia ini merupakan salah satu cara mengenalkan macadamia kepada masyarakat sebagai alternatif jenis tanaman tahan kebakaran untuk melestarikan kawasan Danau Toba sekaligus dapat dikonsumsi dan sebagai alternatif pendapatan masyarakat sekitar Danau Toba. “Intinya Macadamia untuk Danau Toba” ujar Dwi. Dwi juga berharap pohon yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang. “Menjaga lingkungan merupakan amanah bagi kita,” tuturnya.

Pada kesempatan ini juga, Dr. Aswandi, salah satu peneliti silvikultur menjelaskan bahwa nantinya macadamia akan ditanam di sekitaran Danau Toba yg diintegrasikan dengan budidaya lebah madu, penanaman nilam, serta teknologi arang kompos dan asap cair.

Selain itu para alumni juga disuguhkan kegiatan edutainment yg ada di KHDTK Aek Nauli yaitu budidaya lebah madu dan pemanenan kemenyan. Kegiatan budidaya lebah madu dipandu oleh Aam Hasanuddin, S.Hut, Teknisi Litkayasa BP2LHK Aek Nauli yang memiliki keahlian teknik budidaya lebah madu. “Berternak lebah madu dapat menambah penghasilan (contohnya untuk dijual)”, tutur Aam. Pada kesempatan ini, para alumni dipersilahkan untuk mencicipi madu yang masih disarang lebah. “Sangat nikmat madu ini,” celetuk Heri, salah satu alumni, saat mencicipi madu tersebut.

Untuk edutainment pemanenan kemenyan, para alumni juga terlihat antusias mengikutinya.  Cut Rizlani Kholibrina, S.Hut, M.Si, yang juga salah satu peneliti silvikultur, menjelaskan sejarah dan teknik memanen kemeyan. “Kemenyan banyak tumbuh di Sumatera Utara dan resin kemenyan dapat digunakan sebagai antispetik dan antiboiotik, sebagai pengikat parfum, sebagai bahan pengawet makanan dan minuman, dan digunakan sebagai bahan kosmetik,” ujarnya menjelaskan. Para alumni dengan antusias melihat teknik pemanenan kemenyan yang dilakukan oleh Selamat Lumban Tobing, teknisi silvikultur sembari mendengarkan penjelasan Cut Rizlani.

Menutup kegiatan kunjungan ini, Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan menyampaikan sepatah kata mewakili ikatan alumni. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada BP2LHK Aek Nauli yang sudah menyambut kami dan kami sangat senang mendapatkan ilmu pengetahuan baru,” tutupnya.

Reporter: Novrianty Nainggolan

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *