Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) untuk Hutan Penelitian Siali-ali ditetapkan berdasarkan  Keputusan Menteri Kehutanan SK. 77/Menhut-II/2005 tanggal 10 Maret 2004 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Produksi Tetap Seluas ±130,10 (Seratus tiga puluh sepuluh perseratus) Hektar di Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Propinsi Sumatera Utara sebagai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus untuk Hutan Penelitian Siali-ali. Vegetasi alaminya terdiri dari areal padang rumput, semak belukar, dan hutan alam dengan Galuma (Pollinia ciliata Trin) mendominasi padang rumput yang sering terbakar. Secara keseluruhan tumbuhan yang ditemukan sebanyak 44 jenis. Tanah pada umumnya termasuk podsolik merah kuning dari batuan induk sediman dengan pH 5,1 – 5,2 dengan kandungan unsur hara rendah. Pada musim kemarau sering bertiup angin kencang dan panas dari arah Barat ke Timur. Kondisi ini mengakibatkan rumput kering sehingga menyediakan bahan bakar yang memicu kebakaran.

Dengan adanya perambahan lahan di KHDTK Siali-ali kegiatan penelitian tidak dilakukan di KHDTK tersebut. Kegiatan hanya dilakukan oleh petugas pemelihara KHDTK berupa penyemprotan Round-up pada jalan-jalan patroli dan pemantauan kegiatan masyarakat perambah.