Balitbang LHK Aek Nauli

Kebun Percobaan Sipiso-Piso

Kebun Percobaan Sipiso-piso mempunyai luas 45 ha yang berada di Desa Negeri Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara.

Tipe tanah Gunung Sipiso-piso termasuk Podsolik sampai Podsolik Cokelat kelabu dengan bahan induk batuan beku masam. pH tanah berkisar antara 4,5 sampai dengan 6,5 dengan kelembaban antara 20 sampai dengan 70 persen. Tebal serasah di bawah tegakan rata-rata 12 cm dan probilitas tinggi. Bentuk topografi lapangan bergunung dengan kemiringan lereng berkisar 15 – 50 persen. Tempat yang datar relatif sedikit, yakni hanya di punggung gunung.

Kawasan Hutan Gunung Sipiso-piso berstatus sebagai hutan lindung rawan terhadap kebakaran. Hal ini disebabkan vegetasi dominan di dalam kawasan tersebut adalah alang-alang disamping areal berhutan pada puncak dan punggung gunung.

Pemeliharaan batas kawasan dilakukan dengan pembabatan rintis batas kawasan dan pemberian tanda cat dan patok sementara di sepanjang batas kawasan dilakukan di KP Sipiso-piso. Pembabatan ini sangat berguna agar tetap terpeliharanya batas kawasan dan diketahui oleh masyarakat setempat. Demikian juga pemeliharaan jalan patroli yang dilakukan dengan penyemprotan round-up dan pembabatan agar memperlancar kegiatan patroli dalam pemantauan perambahan dan kebakaran kawasan. Kegiatan pemeliharaan batas kawasan ini di lakukan sebanyak dua kali pada bulan April sepanjang 1,1 Km dan pada bulan Oktober sepanjang 1,3 Km.

Pemeliharaan sekat bakar dilakukan dengan pembabatan dibawa tegakan kaliandra sepanjang 600 meter. Pembabatan dilakukan untuk antisipasi menjalarnya api pada saat kebakaran terjadi.

Pemeliharaan jalan patroli dilakukan dengan penyemprotan round-up dan pembesihan ranting ranting yang merunduk ke jalan. Kegiatan tersebut dilakukan agar melancarkan kegitan pada saat patroli. Pemeliharaan jalan patroli dilakukan dengan lebar 3 meter dan panjang 900 meter.

Pengamanan Kawasan Kebun Percobaan Sipiso-piso dilakukan dengan patroli rutin oleh petugas pemelihara KHDTK/Kebun Percobaan. Patroli dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran dan penyerobotan kawasan. Patroli dilakukan oleh petugas pemelihara kawasan.

Pembuatan plot baru dilakukan pada bulan Oktober dengan tanaman berbagai macam jenis dengan jarak tanam 5 x 5 m seluas 0,2 Ha. Tanaman tersebut diantaranya terdiri dari: keben, mangga, alpukat dan lain lain.

Kegiatan Pemeliharaan Tanaman Kebun Percobaan Sipiso-piso meliputi pembersihan tanaman penganggu dan berpotensi sebagai bahan penyebab kebakaran. Kegiatan pemeliharaan tanaman dilakukan pada tanaman yang masih kecil, yang membutuhkan perawatan untuk mempercepat pertumbuhannya. Pemeliharaan tersebut dimaksudkan agar tanaman dibersihkan dari tumbuhan pengganggu, baik berupa alang-alang maupun gulma lainnya. Penyiangan tanaman  dilakukan secara total ataupun jalur dengan maksud untuk mengurangi bahan bakar bila terjadi kebakaran, dilakukan pemupukan dan penyulaman untuk mempercepat pertumbuhan.