Balitbang LHK Aek Nauli

KHDTK

Dalam undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan pasal 8 mengamanatkan bahwa pemerintah dapat menetapkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) guna keperluan penelitian dan pengembangan, pendidikan, pelatihan, dan termasuk budaya tanpa merubah fungsi pokok kawasan hutan. KHDTK merupakan sarana yang penting bagi semua institusi seperti litbang kehutanan, selain untuk penelitian dan pengembangan juga untuk kegiatan pendidikan, biologi, ekologi dan lingkungan. Melalui KHDTK dapat mengembangkan inovasi baru bagi kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan hutan secara lestari telah menjadi sebuah keharusan yang telah disepakati oleh seluruh pemangku kepentingan. Implementasinya dilakukan melalui mekanisme sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari atau populer dengan istilah ekolabel. Sejalan dengan upaya pencapaian syarat minimum kelola hutan lestari berbasis peraturan perundang-undangan, Badan Litbang Kehutanan telah berkomitmen untuk membangun sebuah sistem sertifikasi KHDTK melalui Kiteria dan Indikator Pengelolaan KHDTK  di dalam Keputusan Kepala Litbang Kehutanan No.49/VIII-Set/2010.

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.25/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli tanggal 29 Januari 2016 bahwa Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli (BP2LHK Aek Nauli)  merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bidang penelitian dan pengembangan hutan yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi dipimpin oleh seorang Kepala Balai. BP2LHK Aek Nauli mempunyai  tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan  di bidang hutan , hasil hutan, peningkatan kualitas  dan laboratorium lingkungan, sosial, ekonomi, penyiapan bahan saran kebijakan dan perubahan iklim serta melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan  yang menjadi kebutuhan daerah   sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud di atas, BP2LHK Aek Nauli menyelenggarakan fungsi :antara lain pelaksanaan pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Dengan diterbitkannya surat keputusan tersebut maka secara kepastian hukum, pengelolaan kawasan telah mendapat dasar hukum yang jelas, sehingga dalam pelaksanaannya diharapkan tidak menimbulkan konflik kepentingan dengan berbagai pihak.

Tujuan kegiatan Pengelolaan KHDTK adalah :
Pengelolaan KHDTK berjalan sesuai dengan fungsinya dalam mendukung kegiatan penelitian dan  pengembangan.

Sasaran kegiatan Pengelolaan KHDTK
Pemeliharaan sarana prasarana yang berada di KHDTK/Kebun Percobaan, Menyediakan data dan informasi kondisi KHDTK/ Kebun Percobaan, Melaksanakan perlindungan dan pengamanan KHDTK/Kebun Percobaan, Melaksanakan kegiatan pemeliharaan plot tanaman penelitian agar terhindar dari perambahan, kebakaran dan gangguan lainnya, Melaksanakan fungsi layanan sarana prasarana melalui penyediaan data dan informasi dalam menunjang kelangsungan pelaksanaan penelitian dan pengembangan.

Luaran atau hasil dari kegiatan ini adalah : 1) Data jumlah pengguna 2) Batas KHDTK terpelihara dan jelas di lapangan 3) Laporan Kegiatan 4) Laporan Akhir Tahun 5)  Keberadaan KHDTK  tersosialisasikan 6) terpeliharanya  tanaman plot penelitian yang ada di KHDTK dan Kebun Percobaan, 7) terpeliharanya persemaian BPK Aek Nauli 8) tersedianya bibit yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan langsung oleh instansi terkait, dan 9) terselenggaranya fungsi persemaian sebagai sumber bibit yang berkualitas dan sebagai sarana pendukung kegiatan penelitian

Ruang lingkup kegiatan adalah pengelolaan :