Balitbang LHK Aek Nauli

Kemah Ceria Pramuka SDIT Permata Cendekia di BP2LHK Aek Nauli

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Maret 2020)_Organisasi Pramuka Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Cendekia, Simalungun melaksanakan Kemah Ceria di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli. Kemah ini dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 14 s.d. 16 Februari 2020 dengan peserta sebanyak 120 orang, yang terdiri dari siwa kelas IV, V, dan VI SD, serta didampingi oleh 26 orang pembina.

Menurut Kepala SDIT Permata Cendekia, Ramadhayani Saragih, S.Pd.I, kemah ceria yang mengangkat tema “Berani dan Gembira” ini selain bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa/i dalam kegiatan kepramukaan, juga untuk menempah jiwa anak-anak didik untuk menjadi pemberani dan gembira. Selain itu Ramadhayani juga mengungkapkan bahwa dipilihnya Aek Nauli sebagai lokasi kemah, karena selain lokasinya bagus, juga tersedia fasilitas pendukung.

“Kami menamakannya “Perjusah”, Perkemahan Jumát-Sabtu-Ahad, yang sebagian besar agendanya adalah tentang kepramukaan. Harapannya siswa/i selain berani, juga ceria dalam melaksanakan kegiatan,” kata Ramadhayani.

“Di Aek Nauli ini ada toilet, gedung untuk kegiatan dalam ruangan, dan juga ada Masjid. Selain itu lokasinya bagus, pepohonan bagus, dan ada juga medan penjelajahan yang menantang, indah, dan menarik, sehingga memang cocok untuk berkemah,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Komala, Ketua KPN Sylva yang mengelola Wisata Ilmiah di BP2LHK Aek Nauli, menyampaikan bahwa lokasi kemah dan fasilitas pendukung yang ada memang disiapkan dan dibuat untuk kenyamanan pengunjung. Harapannya supaya pengunjung betah dan mau datang kembali.

“Silahkah manfaatkan lokasi kemah dan fasilitas pendukungnya. Ini memang masih belum sempurna, sehinga kami akan selalu benani supaya jadi lebih baik. Semoga berkesan dan acara kemahnya berjalan lancar,” kata Komala.

Dalam kesempatan yang sama, Fahrul, sebagai salah satu Pembina Pramuka SDIT Permata Cendekia, mengharapkan kegiatan kemah ceria ini dapat membentuk karakter siswa/i menjadi lebih baik.

“Selain mendekatkan diri kepada agama, harapannya karakter adik-adik siswa menjadi pribadi yang mandiri,” ujar Fahrul.

Selama kemah ceria, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, antara lain yaitu teknik kepramukaan (tekpram) seperti pelatihan Semaphore dan Morse, kegiatan keagamaan, juga kegiatan api unggun, serta treking ke puncak panorama Aek Nauli. Kegiatan treking ini luar biasa dinantikan, karena siswa/i sebagian memang baru pertama kali mengikuti acara seperti ini. Salah satu siswa kelas VI, Aqilla, yang  menyampaikan kekagumannya.

“Saya baru pertama kali ke sini, lokasinya bersih dan terawat. Kemah disini juga enak, walaupun ada hujan, kami tetap semangat dan gembira, apalagi pas treking, seru dan asyik banget,” ungkap Aqilla.***NNN

Bagikan ini di:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *