Wisata Hutan Pinus di KHDTK Aek Nauli

pinus khdtk aek nauliKawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli adalah bagian dari kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang memiliki beberapa tipe ekosistem yang menjadi habitat beragam jenis tumbuhan dan satwaliar dilindungi. KHDTK Aek Nauli merupakan hutan lindung yang ditetapkan pemerintah sebagai kawasan hutan khusus yang ditujukan untuk hutan penelitian, pengembangan, pendidikan, religi, dan budaya. KHDTK Aek Nauli dengan luas 1900 Ha di dominasi oleh tumbuhan pinus (Pinus merkusii Jungh. et deVries). Masyarakat lokal sering menyebutnya dengan tusam.

Continue reading

Partisipasi BP2LHK Aek Nauli dalam Kampanye dan Sosialisasi Gerakan Aksi Komunitas BPSKL Wilayah Sumatera

Dalam  rangka memperingati hari Menanam Pohon yang diperingati setiap tanggal 28 November, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL)  Wilayah Sumatera mengajak beberapa komunitas peduli lingkungan yang ada di Sumatera Utara untuk mengadakan kampanye dan sosialisasi serta gerakan aksi komunitas yang diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Continue reading

Kunjungan Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan ke BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli pada hari Minggu (10/9/2017) mendapatkan kunjungan dari  Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan angkatan 1979. Kunjungan sekalian reuni ini tidak saja diikuti oleh mereka yang saat ini masih tetap tinggal di Medan, namun juga diikuti oleh para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Ir. Dwi Sudharto, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan di Bogor. “Dengan usia sekarang, tidak heran kalau alumni sudah berkiprah di berbagai bidang profesi dan luar daerah” ujarnya.

Continue reading

Pengembangan Model IAAS di DTA Danau Toba

Model IAAS digambarkan sebagai praktek sistem agroforestry yang diintegrasikan dengan budidaya lebah madu Apis dan Trigona untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Dalam pengembangannya, model ini memerlukan serangkaian kegiatan berupa (a) penyiapan kelompok tani; (b) pengelolaan produksi; dan (c) pengelolaan pemasaran. Penyiapan kelompok dimulai dengan identifikasi lokasi-lokasi dan kelompok tani yang potensial bagi pengembangan kluster budidaya. Perencanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan memperhatikan isu-isu gender dan kearifan lokal. Pelatihan teknik budidaya dilakukan langsung di lapangan.

Continue reading

Model dan Potensi Integrated Agroforestry-Apiculture System untuk Danau Toba

Permasalahan degradasi Daerah Tangkapan Air Danau Toba bersifat multidimensi sehingga upaya pemulihannya memerlukan pendekatan holistik, integratif serta penegasan tentang pentingnya perencanaan strategis yang melibatkan peran aktif masyarakat. Peningkatan produktivitas lahan yang dapat mengembangkan sumber pendapatan alternatif masyarakat perlu diidentifikasi. Budidaya pertanian intensif maupun peningkatan efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan akan memberikan manfaat bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Dalam hal ini model sistem agroforestry yang terintegrasi dengan budidaya lebah (Integrated Agroforestry Apiculture System –IAAS) dapat diajukan sebagai skema yang perlu dikembangkan.

Continue reading