Balitbang LHK Aek Nauli

Ekowisata

Kemah Pramuka Taman Siswa Pematangsiantar di BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli pada hari Jumat  (06/10/2017) mendapatkan kunjungan dari Gugus Depan Pramuka 007008 Taman Siswa Pematangsiantar. Ramadan Purba selaku Pembina Gugus Depan Pramuka ini menyatakan tujuan kegiatan ini adalah persiapan perkemahan  menghadapi Kemah Budi Pekerti Taman Siswa Yang Ke-3 se-Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau yang akan dilaksanakan bulan Desember 2017 di BP2LHK Aek Nauli. Kegiatan ini juga merupakan training center untuk persiapan kemah budi pekerti di bulan Desember dan Gugus Depan Pramuka 007008 Taman Siswa Pematangsiantar menjadi tuan rumahnya.

(more…)

Kunjungan Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan ke BP2LHK Aek Nauli

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli pada hari Minggu (10/9/2017) mendapatkan kunjungan dari  Ikatan Alumni SMA Negeri 7 Medan angkatan 1979. Kunjungan sekalian reuni ini tidak saja diikuti oleh mereka yang saat ini masih tetap tinggal di Medan, namun juga diikuti oleh para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Ir. Dwi Sudharto, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan di Bogor. “Dengan usia sekarang, tidak heran kalau alumni sudah berkiprah di berbagai bidang profesi dan luar daerah” ujarnya.

(more…)

Wisata Budaya Danau Toba: Sianjur Mula-Mula, Disini Segalanya Bermula

Gunung Pusuk Buhit

Selain panoramanya yang indah, Danau Toba juga memiliki banyak situs-situs budaya yang menarik. Banyak peninggalan bersejarah tersebut memiliki posisi penting dan disakralkan oleh masyarakat setempat. Salah satunya adalah daerah yang bernama Sianjur Mula-mula, sebuah daerah yang dipercaya oleh masyarakat batak sebagai lokasi asal-muasal peradaban suku Batak di Danau Toba. Di daerah ini terdapat sebuah daerah bernama “Pusuk Buhit”, sebuah gunung dengan ketinggian 1.500 mdpl di sebelah Barat Danau Toba, yang dipercaya sebagai lokasi turunnya manusia pertama suku Batak di muka bumi.

(more…)

Menyingkap Sisi Lain Pulau Pejantan

Pada kesempatan kali ini, tim reportase Website Aek Nauli menggali lebih jauh informasi mengenai sisi lain yang belum pernah dikupas media tentang Pulau Pejantan dari Wanda Kuswanda, S.Hut, M.Sc, salah satu peneliti BP2LHK Aek Nauli yang ikut serta dalam tim ekspedisi KLHK ke Pulau Pejantan akhir Januari 2017 lalu. Asal nama Pulau Pejantan menurut warga setempat adalah dari batu mirip ayam jantan yang terdapat pada pulau ini. “Konon kabarnya masyarakat sering mendengar bunyi ayam jantan berkokok disini” Ujar Wanda.

(more…)

Kearifan Lokal Penduduk Pulau Pejantan

Pulau Pejantan yang merupakan pulau terluar Kepulauan Riau memiliki banyak kearifan lokal yang sangat menarik. Kearifan lokal penduduk pulau merupakan kebudayaan lokal yang tercipta dari hasil adaptasi yang dikomunikasikan dari generasi ke generasi. Kearifan lokal digunakan penduduk untuk bertahan hidup dengan sistem kepercayaan, norma, budaya, dan diekspresikan di dalam tradisi dan mistis yang dianut dalam jangka waktu yang lama.

(more…)