Balitbang LHK Aek Nauli

artikel populer

Pengembangan Koloni Lebah Apis cerana di KHDTK Aek Nauli

Oleh : Edi Kuwato (Teknisi Litkayasa BP2LHK Aek Nauli)

Lebah madu (Apis cerana)

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Agustus 2019)_Lebah merupakan sekelompok besar serangga yang termasuk famili Apidae dan ordo Hymenoptera. Pada umumnya lebah hidup berkelompok (berkoloni). Di dunia terdapat kira-kira 20.000 spesies lebah dan dapat ditemukan disetiap benua kecuali di Antartika (Sumber: Wikipedia Indonesia).

Dalam sebuah koloni lebah biasanya terdiri dari 3 kelompok utama, yaitu: (more…)

Berita Litbang, Media Publikasi Hasil Litbang yang Menjangkau Semua Kalangan

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_”Kita jangan seperti penyu, tapi jadilah seperti ayam. Penyu telurnya banyak tapi dia diam, jadi tidak ada yang tahu kalau dia punya telur. Tapi kalau ayam, bertelur hanya sebutir pun dia akan berkotek, sehingga semua orang tahu kalau dia punya telur”, demikian sebuah ungkapan yang sering disampaikan oleh Kepala Puslitbang Hasil Hutan, Dr. Ir. Dwi Sudharto, M.Si dalam hampir setiap pertemuan. Begitupun litbang, walaupun sudah ratusan hasil yang didapatkan, tapi tidak akan begitu dikenal jika tidak dipromosikan dan dipublikasikan secara luas dan menarik, dan akhirnya hanya menjadi setumpuk laporan di rak-rak perpustakaan.

(more…)

Pakan dan Proses Pembuatan Madu oleh Lebah

Krokot (Portulaca grandiflora)

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_Pakan lebah adalah semua jenis tanaman yang berbunga, baik tanaman kehutanan, tanaman pertanian, tanaman perkebunan, tanaman holtikultura, tanaman hias/bunga, rumput, dan semak belukar.

Dalam pelaksanaan pengkayaan tanaman pakan lebah untuk mendukung tersedianya pakan lebah yang menghasilkan nektar dan pollen sepanjang tahun pada suatu lokasi pemeliharaan lebah, terlebih perlu diambil langkah-langkah pendataan jenis tanaman pakan lebah yang ada, dan selanjutnya dirasa perlu untuk melakukan pengkayaan jenis tanaman sesuai dengan kondisi ruang dan iklim dari keadaan lokasi tersebut.

(more…)

Pertumbuhan Awal Tanaman Buah-Buahan Hutan di Arboretum Aek Nauli

Bibit Sotul

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_Bagi masyarakat Batak, hutan tidak hanya menjadi sumber pangan, sandang, energi, obat-obatan dan tempat tinggal, namun juga mempengaruhi nilai dan budaya mereka. Sebagai sumber pangan, selain berladang masyarakat Batak juga mencari berbagai buah-buahan di hutan.

Buah-buahan hutan seperti Balakka, Sihim, Jontik-jontik, Harimonting, Rumbio, Jambu koling, Habo, Gala-gala, Kapundung, Pultak-pultak, Sanduduk, Hosur, Laccat, Hambirbir, dan Camin-camin dipanen Suku Batak Angkola di Mandailing. Suku Batak Toba sering mengambil buah-buahan dari hutan diantaranya Rau, Sotul, Harimonting, Sanduduk, Ruham, Pirdot, Mobe, Hambirbir, dan Haheat. Sedangkan Jenis buah-buahan yang sering diambil dari hutan oleh Suku Simalungun adalah Biwah dan Rambe.

(more…)

Manfaat Cemara Balon

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_Casuarina sumatrana sering disebut sebagai “cemara balon” karena bentuk tajuk indah yang menyerupai balon. Tanaman dengan nama lokal “atur mangan” ini merupakan pohon multifungsi. Karena itu, layak dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Atur mangan dapat dijadikan sebagai bahan pulp, kayu perkakas, naungan dan peneduh, tanaman hias, reklamasi lahan dan memperbaiki tanah. Pohon ini dapat mengikat nitrogen sehingga banyak digunakan pada pola tanam agroforestri.

Masyarakat menggunakan ranting atur mangan sebagai bahan bakar karena menghasilkan arang yang baik. Di Sarawak (Malaysia), atur mangan telah diproduksi menghasilkan arang berkulaitas unggul. Produksi komersial tahunan adalah sekitar 34.000 ton (berat) kayu bakar dan 4.000 ton arang (Ongzi’s secretgarden, 2010).

(more…)