Balitbang LHK Aek Nauli

artikel penelitian

Kajian Pengaruh HTI Ekaliptus Terhadap Tinggi Muka Air Danau Toba

Oleh:
Dr. Ahmad Dany Sunandar (Peneliti Ahli Madya bidang Pengelolaan Hutan di BP2LHK Aek Nauli)
Pratiara, S.Hut, MSi (Kepala BP2LHK Aek Nauli)

Pendahuluan

Danau Toba adalah danau terluas di Indonesia yang luasnya mencapai 1.102 km2 dan mencakup wilayah administrasi dari tujuh kabupaten yang ada di Sumatera Utara. Danau Toba juga dikenal sebagai danau vulkanik sekaligus bendungan alam terbesar di dunia.  Danau Toba mempunyai Daerah Tangkapan Air (DTA) yang luas yang mencakup berbagai tutupan lahan dengan luas mencapai 385.956 hektar yang terdiri dari 201.316 hektar di pulau Sumatera, 74.380 hektar di pulau Samosir dan 110.260 hektar perairan. DTA dari suatu danau adalah bagian kulit bumi yang ada di sekeliling danau yang dibatasi oleh punggung bukit yang menampung air hujan dan mengalirkannya melalui sungai-sungai atau melalui aliran permukaan serta aliran bawah tanah menuju danau. Tutupan lahan di DTA Toba sangat beragam dan sebagian bersifat dinamis, terdiri dari kawasan hutan, lahan pertanian (yang bersifat dinamis mengikuti musim), lahan terbuka, hingga daerah terbangun (pemukiman, transportasi, industri).

(more…)

Kebutuhan Rumput Gajah untuk Pakan Gajah di Aek Nauli

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, September 2019)_Rumput gajah (Pennisetum purpureum) merupakan jenis rumput unggul yang mempunyai produktivitas dan kandungan nutrisi yang cukup tinggi yang sangat disukai ternak termasuk gajah. Selain sebagai pakan gajah, rumput gajah juga dapat dimanfaatkan untuk bahan produksi fiber, memperbaiki kondisi tanah yang rusak karena erosi dan sebagai penahan erosi tanah.

(more…)

Field Trip SMA Chandra Kumala di BP2LHK Aek Nauli

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, September 2019)_Dalam rangka mendukung pelajaran di sekolah sambil berekresasi, SMA Chandra Kumala, Deli Serdang melakukan field trip semester ganjil ke Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Jumat (20/9/2019). Peserta field trip merupakan siswa-siswi kelas XI yang terdiri dari 3 (tiga) kelas berjumlah 40 orang. Selain itu, kegiata field trip tersebut juga didampingi oleh empat orang guru.

(more…)

Sikkam (Bischofia javanica blume) Sebagai Obat Tradisional

Tegakan Sikkam di Arboretum BP2LHK Aek Nauli

Indonesia merupakan Negara berkembang yang kaya akan aneka  tumbuh-tumbuhan. Hutan Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke memiliki banyak tanaman yang berkhasiat sebagai tanaman bahan material obat, yang telah digunakan secara turun temurun. Salah satu penyakit yang umumnya diderita oleh masyarakat adalah diare, mag, dan asam lambung. Penggunaan obat tradisional ini didukung oleh sumber bahan obat nabati yang banyak tumbuh di hutan Indonesia. Keuntungan penggunaan obat tradisional antara lain karena bahan bakunya mudah didapat dan juga harganya relatif murah. Selain itu, 80 % penduduk Indonesia hidup di pedesaan, keadaan ini membuat sulit dijangkau oleh obat modern dan tenaga medis karena masalah distribusi, transportasi, dan komunikasi serta daya beli yang relatif rendah, menyebabkan masyarakat pedesaan kurang mampu mengeluarkan biaya untuk pengobatan secara modern, sehingga mereka cenderung memilih pengobatan secara tradisional (Pudjarwanto, Simanjuntak dan Nur, 1992).

(more…)

Manfaat Cemara Balon

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_Casuarina sumatrana sering disebut sebagai “cemara balon” karena bentuk tajuk indah yang menyerupai balon. Tanaman dengan nama lokal “atur mangan” ini merupakan pohon multifungsi. Karena itu, layak dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Atur mangan dapat dijadikan sebagai bahan pulp, kayu perkakas, naungan dan peneduh, tanaman hias, reklamasi lahan dan memperbaiki tanah. Pohon ini dapat mengikat nitrogen sehingga banyak digunakan pada pola tanam agroforestri.

Masyarakat menggunakan ranting atur mangan sebagai bahan bakar karena menghasilkan arang yang baik. Di Sarawak (Malaysia), atur mangan telah diproduksi menghasilkan arang berkulaitas unggul. Produksi komersial tahunan adalah sekitar 34.000 ton (berat) kayu bakar dan 4.000 ton arang (Ongzi’s secretgarden, 2010).

(more…)