Balitbang LHK Aek Nauli

​Kunjungan dan Liputan DAAI TV di BP2LHK Aek Nauli

Pohon Kapur dengan nama latin Dryobalanops aromatica merupakan salah satu koleksi tanaman langka (critical endangered IUCN Red List) yang terdapat di Arboretum Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli. Pohon ini merupakan  tanaman penghasil kapur barus atau borneol yang telah menjadi komoditi perdagangan internasional di Nusantara sejak abad ke 7 Masehi. Sehubungan dengan ini, BP2LHK Aek Nauli mendapat kunjungan dan liputan dari salah satu stasiun televisi swasta DAAI TV pada Selasa, 19 September 2017. Kunjungan ini meliput Pohon Kapur  yang ada di Aek Nauli.  Dr. Aswandi dan Cut Rizlani,S.Hut, M.Si  Peneliti BP2LHK Aek Nauli dalam hal ini bertindak sebagai narasumber.

Dalam liputan ini, digambarkan sejarah pemanfaatan dan penyebaran Pohon Kapur, riwayat perdagangan kapur oleh bangsa arab yang datang ke berbagai pelabuhan di Nusantara hingga berbagai isu yang berhubungan dengan Pohon kapur ini.  Upaya Litbang dalam memperbanyak Pohon Kapur juga tidak luput dari pembahasan. Liputan ini akan dipublikasikan dalam judul  “Islam dan Kapur Barus” yang akan ditayangkan di DAAI TV pada bulan Oktober mendatang.

“Saya sangat berharap Liputan ini dapat mempengaruhi para pengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan dan perumusan strategi konservasi jenis  Kapur ini” ujar Aswandi.  Liputan ini diharapkan juga dapat membantu mempromosikan Potensi KHDTK Aek Nauli kepada masyarakat sebagai Laboratorium alam dengan ratusan koleksi tumbuhan yang berasal dari berbagai daerah di nusantara bahkan dunia yang terintegrasi dengan beragam IPTEK Kehutanan dan Lingkungan.

***

Reporter: Pratiwi, S.Hut

Bagikan ini di:

1 Comment

  1. Dimas8

    Semoga sucses

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *